ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) Fungsi dan Cara Kerjanya

Listrik adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan manusia pada zaman modern seperti sekarang ini, semua membutuhkan listrik, masih ingatkah ketika listrik mati selama dua hari pada bulan Agustus tahun 2019? apa yang anda rasakan? apalagi di daerah perkotaan bisa dibilang segalanya membutuhkan listrik, sudah menjadi keutuhan pokok. Namun listrik juga bisa menimbulkan bahaya jika terkena sengatan arus listrik atau kesetrum, seseorang bisa mati, dan jika terjadi hubungan singkat arus pendek atau konslet juga bisa menimbulkan bahaya kebakaran.

Dalam menangani kelistrikan baik dirumah maupun di perkantoran tidak sembarang orang yang bisa mengerjakannya, harus orang yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman dalam menangani listrik. Apabila terjadi konsleting listrik maka sekering atau MCB akan turun, namun jika terjadi kebocoran kabel, atau orang kesetrum belum tentu MCB ini akan turun sendiri.

ELCB Sunfree- https://shopee.co.id/ELCB-40A-Sunfree-FEB-40N-Disertai-LED-Indikator


Pada kesempatan ini saya akan membahas salah satu komponen listrik sebagai pengaman jaringan listrik dirumah anda, bahkan bisa dibilang ini adalah komponen listrik yang bisa menyelamatkan nyawa seseorang saat kesetrum listrik.

Komponen listrik ini adalah Earth Leakage Circuit Breaker atau sering disingkat dengan ELCB, jika diilihat sekilas bentuknya mirip  seperti MCB, namun fungsi dari ELCB ini berbeda dari MCB (Miniature Circuit Breaker).ELCB adalah komponen kelistrikan yang berfungsi untuk mendeteksi arus yang bocor pada instalasi listrik dengan impedansi tinggi. Unit ini tidak memiliki pengaman thermal dan magnetis sehingga perlu bantuan dari MCB pada sisi atasnya untuk pengaman dari hubungan singkat.

Dalam penggunaannya, ELCB tidak boleh dipasangkan jika arus singkat lebih dari 6 kA. Dipadukan dengan alat bantu seperti OFS, MN, dan MX yang memiliki signaling dan trip jarak jauh.Keunggulan dari ELCB ini karena dapat dioperasikan secara manual seperti saklar dan juga memiliki mekanisme trip sendiri yang digunakan jika pengaman arus bocor dibutuhkan pada sekelompok sirkit maksimum (4 sirkit).

Bagaimana Cara Kerja ELCB?

Sebenarnya cara kerja dari ELCB ini cukup sederhana yaitu dengan sebuah relay sebagai eksekutornya.Peralatan listrik yang berjalan normal memiliki total arus yang mengalir pada kawat (+) “plus” dan “netral” yang seimbang sehingga tidak ada perbedaan antara arus tersebut. Namun, jika ada seseorang yang tersengat arus listrik maka akan terjadi arus tambahan karena arus dari rangkaian akan tersalurkan dari orang yang tersengat ke tanah. Disinilah fungsi dari ELCB, unit ini akan mendeteksi perubahan arus tersebut yang akan mengaktifkan relay yang akan memberi perintah kepada MCB untuk memutus arus.

ELCB dan MCB-https://www.youtube.com/watch?v=ikYuQZlmTMs


Dalam kasus ini perbedaan arus melewati batas aman atau sekitar 30 mA sudah cukup untuk mengaktifkan relay dan memberi perintah ke MCB. Sehingga seseorang yang tersengat listrik masih bisa ditolong dengan adanya ELCB ini. 

Kelebihan dari ELCB

Memiliki respon kerja sekitar < 0.1 detik untuk memutus arus listrik, merupakan kelebihan utama dari Earth Leakage Circuit Breaker ini. Selain dapat menyelamatkan manusia dari sengatan listrik yang bisa membahayakan nyawa, alat ini juga berguna untuk melindungi peralatan listrik yang memiliki resiko tinggi terhadap kebocoran listrik yang diakibatkan kerusakan atau kesalahan pada saat instalasi.

Merk ELCB Terbaik

Demi keselamatan saran saya adalah gunakan komponen listrik yang berkualitas, untuk merk ELCB terbaik adalah Schneider Electric, Mitshubishi Electric dan Chint merupakan merk ternama untuk produk elektrikal yang paling banyak dicari dan digunakan saat ini.

Semoga Bermanfaat.



Cara Mengatur Penempatan Posisi Speaker Home Theater Yang Benar

Sound system home theater setidaknya membutuhkan 5 speaker – depan kiri, kanan dan tengah, dan dua buah surround, speaker keenam biasanya disebut subwoofer. Konfigurasi ini lazimnya disebut susunan 5.1. Konfigurasi lain yang lebih canggih bisa terdiri dari enam (6.1) atau tujuh speaker (7.1) yang bisa menghasilkan efek yang lebih penuh dan nyata.

Surround sound menggabungkan berbagai efek suara yang dihasilkan oleh sumber yang berbeda dan berasal dari posisi tertentu di ruangan Anda. Penempatan speaker yang tepat akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan. Tapi harap diingat, ada terlalu banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Speaker yang berbeda memiliki karakteritik respons yang berbeda juga, sementara akustik ruangan tak sama di setiap ruangan.

Sumber : http://www.sony.co.in/electronics/all-in-one-home-cinema-systems/bdv-n9200w-n9200wl


Jadi, meskipun Anda mengetahui cara menempatkan speaker yang tepat, yang paling penting akhirnya adalah bagaimana suara terdengar di telinga Anda.Speaker CenterLangkah pertama mempersiapkan penempatan speaker home theater Anda adalah menentukan posisi speaker tengah. Fungsi dari center speaker sendiri adalah sebagai anchor dari dialog dan suara yang berasal dari layar lainnya; sehingga biasanya posisinya tergantung pada posisi TV Anda.

Dengan kata lain, ketika Anda sudah menentukan tempat TV, Anda tak punya banyak pilihan; tinggal mengatur posisi speaker kanan dan kiri agar suara yang berasal dari kedua speaker ini bisa berpadu dengan suara yang berasal dari kanal tengah (center speaker).

  • Tweeter center speaker harus berada pada ketinggian telinga ketika duduk. Karena itulah sebaiknya ditempatkan di atas pesawat televisi pada setting proyeksi depan.
  • Jika ditempatkan langsung di atas atau sedikit di bawah layar televisi, pastikan arah bagian depan speaker sejajar dengan televisi. Hal ini untuk mencegah pantulan suara yang tak diinginkan dari lemari TV Anda.
  • Arahkan center speaker langsung ke area pendengaran utama.
  • Center speaker harus sama jaraknya dengan posisi dengar pada speaker depan kanan dan kiri. Speaker Depan Kiri dan KananSpeaker Depan Kiri dan Kanan menyalurkan suara musik dan efek pada sistem home theater. Tugas utamanya adalah memberikan gambaran suara yang fokus dan detail. Penempatan yang tepat speaker ini penting untuk menciptakan panggung suara yang lebar dan realistik.
  • Speaker depan kanan dan kiri harus ditempatkan pada jarak yang sama di samping pesawat televisi. Untuk hasil yang terbaik, kedua speaker ini harus ditempatkan setidaknya terpisah sejauh enam kaki.
  • Atur agar ketiga speaker depan utama ini, kanan, kiri dan tengah jaraknya sama jauhnya dari posisi duduk.
  • Atur ketinggiannya agar sama dengan ketinggian center speaker. Ketiga tweeter inipun harus mendekati ketinggian telinga ketika duduk, perbedaannya di antara ketiganya tak boleh lebih dari 30 cm. Speaker Surround berlainan dengan fungsi speaker depan, fungsi speaker surround di home theater adalah untuk menciptakan atmosfir suara yang tak bisa ditentukan asalnya yang menyelubungi penonton. Sehingga penonton benar-benar merasa berada dalam aksi seru film yang ditonton.
  • Speaker surround idealnya ditempatkan di belakang tempat duduk penonton.
  • Penempatan di dinding samping juga bisa dilakukan, hal ini membantu menciptakan panggung suara di seluruh area dengar penonton. Jika tidak memungkinkan Anda bisa menggunakan sandaran speaker yang sesuai · Tempatkan speaker sejauh 2 sampai 3 kaki jauhnya di atas ketinggian telinga ketika dalam posisi duduk, hal ini akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan.
  • Bila menggunakan sistem 5.1 dan 7.1, distribusikan posisi speaker surround di dinding samping dan belakang. Hal ini akan semakin meningkatkan efek yang dihasilkan. Subwoofer

Menempatkan subwoofer membutuhkan banyak perhatian Anda, karena suara frekuensi rendah datangnya harus tidak secara langsung dari sumber suara untuk bisa menciptakan atmosfir yang diharapkan.Maksudnya, telinga harus tak bisa mendeteksi dari arah mana suara bass berasal. Jika Anda bisa menduga posisi subwoofer ketika mendengar musik atau menonton film, artinya sound level subwoofer Anda terlalu tinggi.Biasanya, subwoofer harus ditempatkan langsung di lantai, namun ada beberapa tips yang bisa membantu Anda meningkatkan respons bass di ruang home theater Anda.

  • Suara bass biasanya tergantung pada penempatan subwoofer di dalam ruangan. Menempatkan subwoofer dekat dinding atau di dekat sudut akan semakin meningkatkan respons bass. Hal ini akan membantu sistem yang kurang kuat respons bassnya.
  • Namun di pihak lain, penempatan ini juga akan menciptakan suara bass yang tak terkendali. Sehingga posisi idealnya adalah keseimbangan antara jumlah output bass dan kualitas suara bass yang dihasilkan.
  • Untuk home theater yang berukuran besar, pendekatan yang terbaik adalah menempatkan dua buah subwoofer, satu di depan dan satu lagi di belakang ruangan. 
Diatas adalah bagaimana Cara Mengatur Penempatan Posisi Speaker Home Theater Yang Benar, karena pengaturan posisi yang tepat akan menghasilkan tata suara yang baik.

Cara Setting Sound System Masjid agar Suara Adzan Kencang


Saya sering mendapat pertanyaan, bagaimana caranya agar suara adzan bisa keras terdengar ? 

Berbagai usaha yang sering dilakukan pengurus Masjid / Mushola agar suara adzannya menjadi lebih keras yaitu dengan mengganti amplifier dengan daya besar, atau menambah volume amplifier sekeras-kerasnya tanpa mengabaikan tanda peringatan yang ada di amplifier.


Tapi usahanya belum berhasil.  bahkan yang terjadi spulnya sering putus.  Kenapa ???

Untuk menjawabnya, berikut ulasan yang dapat saya sampaikan agar bisa menambah wawasan bagi pengurus mushola / Masjid agar langkah yang diambil menjadi tepat sasaran, bukan coba-coba yang menghambur-hamburkan uang kas masjid / mushola.

1. Mengganti amplifier dengan daya lebih besar.

     Cara ini ampuh bila memang ternyata setelah dikalkulasi ulang daya total speaker TOA lebih besar dibandingkan daya amplifier.  Misal : speaker TOA  ( saya sebut speaker TOA saja untuk menggantikan horn speaker, karena lebih dikenal orang..red),  yang terpasang berjumlah 3 buah, amplifier yang dipakai dayanya 60 watt.
Dengan kondisi seperti ini sudah dapat dipastikan, suara adzan tidak akan keras, dan bahkan suaranya agak pecah bila volume dipaksakan.

3 buah speaker TOA mempunyai daya total 25 watt x 3 bh = 75 watt. Agar suaranya keras maka daya amplifier harus minimal 75 watt atau lebih.  Jadi sangat tepat bila amplifier diganti dengan daya yang lebih besar, misal dengan amplifier 120 watt.

    Tapi dengan cara mengganti amplifier dengan daya besar tidak akan berhasil dan bahkan menyebabkan spul rusak / terbakar bila speaker TOA bukan tipe high impedan (tanpa trafo matching didalamnya: ZH-5025B atau ZH-5025BB).  Kenapa ?  karena dengan mengganti amplifier yang lebih besar, dari kebutuhannya maka semua daya amplifier akan masuk ke speaker TOA yang mengakibatkan spul terbakar.  Hal ini disebabkan, speaker TOA tanpa trafo matching didalamnya, tidak ada pembatas daya, berapapun daya yang diterima semuanya di teruskan ke spul akibatnya spul tidak kat menahan daya besar dan akhirnya terbakar/putus.

Sumber Gambar: www.selyaproduct.com
 
Bila speaker TOA ada matching trafonya didalamnya ( tipe High Impedance : ZH-5025BM), maka penggantian daya tidak berpengaruh banyak, ada kenaikan tapi tidak banyak terasa perubahannya. Kenapa ?
Karena daya yang dikeluarkan oleh amplifier sebesar apapun oleh matching trafo akan dibatasi sesuai kebutuhan dari spulnya saja. Meskipun amplifiernya 240 watt, maka daya yang dilewatkan oleh matching trafo akan tetap sebesar 25 watt saja.
Jadi artinya penggantian daya besar untuk speaker TOA yang ada matching trafonya didalamnya tidak berpengaruh pada hasil suara yang dihasilkan.

2. Menaikkan volume amplifier
    Cara ini memang berpengaruh pada hasil output suara yang dihasilkan, tapi bila berlebihan dengan lampu indikator PEAK yang nyala merah terus, maka siap-siap segera mengganti spul speaker TOA anda.  Kenapa ?
Karena bila lampu PEAK menyala itu menandakan suara dalam keadaan distorsi / cacat, dengan suara yang cacat maka getaran spul menjadi tidak terarah. 

Harusnya getaran spul keatas-kebawah, karena sinyalnya cacat maka getaran spul akan kesegala arah. Bisa bergetar ke samping kiri atau kanan. Bila ini terus berlangsung lama dan sangat kuat getarannya maka spul akan menyentuh plate besi magnet yang ada di pinggir spul, akibatnya timbul gesekan-gesekan antara spul dengan plat besi tadi.  Yang pada akhirnya gulungan kawat di spul terkelupas yang menyebabkan short dan akhirnya terbakar.

    Standar setting suara yang diperbolehkan yaitu lampu indikator PEAK nyala kedip-kedip saja, sesekali saja berkedipnya, ini masih normal.
Jadi cara menaikkan volume secara ekstrim tidaklah efektif dan juga tidak dibenarkan, karena dapat menjadikan spul rusak.

3. Mengganti Speaker TOA lama 25 watt --> 50 watt (ZH-652M)
    Salah satu cara yang efektif yaitu mengganti speaker TOA yang 25 watt  (ZH-5025BM)  --> dengan speaker TOA dengan daya yang lebih besar yaitu 50 watt (tipe ZH-652M ). Dengan daya yang 2 x lipat ini bisa menambah jangkauan suara sampai 1,5 x nya lebih.
Kelemahannya : daerah sekitar masjid akan merasa berisik, karena suaranya juga akan lebih keras dari sebelumnya.  Kecuali bila dipasang di menara masjid yang tinggi, tidak begitu mengganggu warga sekitar.

Setelah mengganti speaker TOA menjadi 50 watt, hal yang harus diperhatikan yaitu kemampuan dari amplifiernya.  Bila daya amplifier dibawah total daya speaker maka harus diganti juga.
Misal, speaker TOA yang terpasang 4 bh x 50 watt = 200 watt,  maka amplifier yang sesuai yaitu yang mempunyai daya keluaran 240 watt ( tipe ZA-2240 ).

Kabel speaker juga perlu diperhatikan, bila kabel yang dipakai terlalu kecil, mak perlu diganti dengan yang lebih besar.  Standar untuk pemakaian daya 200 watt diperlukan kabel dengan ukuran 2 x 1,5.  atau bisa saja menggunakan kabel 2 x 0.75 tapi kabel di tarik 2 kabel dari atas ke ampli.  Jadi 1 kabel melayani 2 speaker TOA.
Dengan kabel yang sesuai, daya dari amplifier semuanya mengalir ke speaker TOA tanpa adanya hambatan dari kabel speaker.

4. Menambah jumlah speaker TOA
    Cara lain yaitu menambah jumlah speaker yang terpasang. 
Ada 2 cara menyusun tambahan speaker TOA :
a.  Speaker TOA ditambahakan disebelahnya.
     Bila penambahan disebelahnya dengan arah yang berbeda maka jangkauan suara yang dihasilkan tetap, tapi arah penyebaran suara bertambah luas. Yang tadinya daerah sekitar masjid suaranya kecil saat adzan, karena tidak lurus dengan speaker TOA maka dengan adanya penambahan speaker ini dia mendapatkan suara yang langsung dari speakr TOA, sehingga terdengar suara adzan lebih keras.
b. Speaker TOA ditambahkan berjajar ke bawah.
    Bila penambahan speaker TOA di letakkan sejajar dg speaker lama ( di jajar ke bawah ), maka jangkauan suara yang dihasilkan menjadi 1,5 x nya dari sebelumnya. dan daerah penyebaran ke samping kiri dan kanan juga menjadi lebih luas.

Jadi kalau melihat kelebihan dari kedua cara cara menyusun penambahan speaker TOA, kita bisa menyimpulkan, bila di inginkan jangkauan suara lebih jauh dan daerah penyebaran suara lebih luas, maka tambahan speaker TOA di susun ke bawah.

Dan Yang perlu diperhatikan, kemampuan amplifier juga harus di lihat lagi, apakah masih mampu untuk mendorong speaker TOA dengan jumlah banyak ? Bila dayanya kurang maka amplifier harus diganti dengan yang lebih besar juga.
Perhatikan perbedaan daerah penyebaran dan jangkauan suara dari speaker TOA.

Cara Setting Sound System Masjid dan Mushola

Berikut beberapa contoh aplikasi / penerapan pemilihan amplifier dan speaker, serta microphone untuk masjid/mushola yang bisa di jadikan referensi.
1. Mushola ukuran 6 m x 6 m

Untuk mushola dengan ukuran 6 m x 6 m , yang paling sederhana speaker dalam menggunaka wall speaker tipe ZS-062 2 bh atau ZS-678 2bh ( dipasang di depan, pojok kiri-kanan ), dan speaker atas 1 bh speaker TOA ZH-5025BM. Amplifier bisa menggunakan tipe ZA-230W atau ZA-2030 (semua dayanya 30 watt, hanya beda fasilitas dan penampilan). Lihat gambar dawah ini.








>Untuk pemakaian speaker TOA atas 2 bh, maka amplifier mesti pakai amplifier ZA-2060 (daya 60watt)

>Untuk pemakaian 3-4 bh speaker TOA , amplifier mesti pakai tipe ZA-2120 ( daya 120 watt)

>Untuk mic adzan/imam bisa saja digantikan dengan mic wireless, menggunakan tipe merk TOA WS-5200 (genggam)/WS-5300(jepit/clip on) atau mic wireless tipe SHURE LX-88III ( 2 mic genggam-1 receiver ) atau mic wireless Bismarck BM-889 ( 1 genggam + 1 jepit/clip on ).

>Untuk mic mimbar juga bisa menggunakan mic biasa tipe ZM-420 / ZM-520, tapi sebaiknya menggunakan desk mic seperti di blok diagram diatas yang memiliki kepekaan lebih tinggi dan pas untuk di mimbar, kecil dan elegant. Desk mic paling murah dengan mic condenser bisa pakai Krezt K-501 atau tipe BM-301. Kalau yang lebih bagus bisa pakai tipe CM-15P (panjang 37cm ) atau CM-20P ( panjang 50 cm ). Dimana kedua tipe tersebut memang khusus untuk mic mimbar/podium dengan tegangan sistim pantom, sehingga tidak perlu mengganti batterai. Amplifier TOA / mixer sudah menyediakan fasilitas ini. Selain goose nect yang flexible, band frekuensi yang lebar dan low feedback.

> Saklar speaker diperlukan bila dibutuhkan suara atas saja saat adzan atau suara dalam saja untuk acara pengajian didalam mushola, agar tidak mengganggu masyarakat sekitar, karena tidak semua orang (meskipun muslim) yang senang mendengarkan pengajian setiap hari / ceramah agama, khususnya isi ceramah agama yang dapat menyinggung agama lain.

2. Ukuran Mushola 8 m x 8 m

>Untuk ruangan yang sedikit lebih lebar, misal 8m x 8m, bisa menggunakan bisa menggunakan wall speaker tipe ZS-1030B ( warna hitam), daya 30 watt.

Agar tidak feedback/mencuit, set daya input wall speaker sampai diperoleh suara yang pas (bisa diset 15 watt atau 10 watt --> pilihan daya input speaker ada dibelakang box speaker). Dengan bertambahnya daya speaker dalam, maka amplifier mesti di ganti juga agar suara yang dihasilkan optimal.

Dibawah ini diberikan blok diagram dengan 2 bh speaker atas tipe ZH-5025BM dan 2 bh speaker dalamZS-1030B







Untuk penggunaan speaker TOA atas lebih dari 2 ( misal 4 bh ), maka perlu perubahan setting daya speaker ZS-1030B, dari 15 watt --> dirubah ke 10 watt, agar suara tetap optimal.
Dengan dirubahnya daya ZS-1030Bmenjadi 10 watt maka total daya akan tetap 120 watt --> ZH-5025BM (4 x 25w) + ZS-1030B (2 x 10 w) = 120 watt.


3. Masjid dengan ukuran 15 M x 15 M

Untuk masjid dengan ukuran 15 m x 15 m, minimal diperlukan speaker dalam 4 buah. 2 buah di depan kiri-kanan ( +/- 2 meter dari pojokan ), dan 2 buah lagi di dinding kiri-kanan ( pertengahan ).

Speaker yang digunakan bisa menggunakan ZS-1030B semua atau ZS-F2000BM semua. Atau bisa juga kombinasi, depan pakai ZS-F2000BM dan samping kiri-kanan pakaiZS-1030B , sehingga suara bass lebih mantabs saat khotib ceramah.

Kalau ZS-1030B semua --> suara tetap jelas, hanya suara low kurang ( agak garing / kering kata orang jawa ).
Kalau full ZS-F2000BM , pastinya suaranya lebih mantab, bass-treble merata, sehingga suara terkesan lebih empuk / lembut dan nyaman di dengar.
Satu hal lagi, ZS-F2000BM mempunyai keunggulan yaitu low feedback, jadi dengan suara yang keras tapi tidak menimbulkan howling/mencuit/fedback.
Untuk pemakaian ZS-1030B semua / ZS-F2000BM semua / kombinasi --> sistimnya berbeda-beda.

Berikut ini blok diagram untuk penggunaan speaker ZS-1030B semuanya.








Untuk penggunaan ZS-F2000BM, agar daya amplifier ZA-2240 mencukupi, maka daya ZS-F2000BM perlu diturunkan, dari 60 watt --> disetting ke 30 watt (dibelakang speaker ada switch rotary untuk menurunkan daya speaker )


Begitu juga untuk kombinasi, ZS-F2000BM 2bh di depan dan ZS-1030B2bh samping kiri-kanan, ZS-F2000BM perlu di turunkan dayanya dari 60 watt --> menjadi 30 watt.

Untuk amplifier bisa diganti dengan tipe ZA-2128MW, dimana daya outputnya 2 x 120 watt ( stereo ), dengan jumlah input mic 6 buah, dan 2 aux. Setiap output ada volume master, sehingga bsia dikontrol masing-masing.

Amplifier ini mempunyai kelebihan, yaitu setiap input micnya ada kontrol bass dan treble, sehingga persis seperti mixer system. Dan ada juga fasilitas echo ( hanya di mic 1 ) bila diperlukan untuk menambah kehalusan suara.

Selain itu, di mic 2 dan 3, bisa di ganti dengan mic wireless bila di inginkan. Tinggal beli mic wireless set dengan tunernya, kemudian tunernya dipasang pada tempat yang telah disediakan maka mic 2 dan 3 berubah menjadi mic wireless.

Berikut blok diagramnya dengan menggunakan amplifier ZA-2128MW.












Perlu diperhatikan :
Hati-hati dengan setting suara mic adzan. Volume control suara bass jangan terlalu besar, setting maksimum 1/2 atau 1/4 saja, agar horn speaker / speaker corong tidak mudah putus/rusak.


Untuk amplifier ZA-2128MW, bisa diganti dengan 2 buah amplifier ZA-2120, daya 120 watt. Seperti dibawah ini.







Yang perlu diperhatikan yaitu saat setting. Pertama setting amplifier 1, sampai diperoleh suara dalam secukupnya. Setelah selesai baru setting amplifier ke 2. Buka volume aux 1 sampai lampu led peak warna merah menyala kedip-kedip. Jaga jangan sampai nyala terus, karena dapat menyebabkan amplifier rusak / speaker terbakar.

Pada beberapa masjid, untuk mic adzan ditempat di amplifier ke 2, sehingga saat adzan, hanya suara atas saja yang hidup, sedangkan saat kutbah jum'at dalam dan atas hidup. Dengan saklar speaker, bisa saja saat kutbah speaker atas di matikan.

Bila di inginkan speaker atas hidup saat adzan saja, maka sambungan dari amplifier 1 ke amplifier 2 dilepas saja. Sehingga saat kutbah jum'at hanya speaker dalam saja yang hidup, dan adzan hanya speaker atas saja yang hidup.

Berikut blok diagramnya.







Untuk kebutuhan mic yang banyak, bisa saja di kombinasi dengan mixer, mulai dari 6 channel, 12 channel, 18 channel, dll.

Karena banyak tombol dan fungsi yang rumit, maka diperlukan operator yang memang benar-benar mengerti akan fungsi-fungsi tombol/knob dari mixer agar settingnya maksimal.

Penambahan mic bisa berupa mic kabel atau mic wireless dengan berbagai tipe (genggam / jepit), bisa merk TOA atau merk senheiser, AIWA dan lain-lain.
Mic wireless diperlukan untuk kegiatan ceramah agama, kajian kitab, dimana didalamnya ada session tanya jawab yang ribet bila pakai mic kabel. Mic wireless lebih efisien dan praktis.

Berikut contoh blok diagram yang dikombinasi dengan mixer dan mic wireless.






Untuk ruangan lebih besar, tinggal tambah speaker dan tentunya amplifier harus diganti yang lebih besar atau jumlah amplifier di tambah.
Sebagai dasar --> bahwa daya speaker yang terpasang totalnya tidak boleh melebihi total daya output amplifier.

Berikut contoh blok diagram sound system yang lebih lengkap.





Dalam blok diagram diatas...menggunakan Equaliser sebelum masuk ke amplifier.Tujuannya yaitu untuk kontrol suara lebih bagus, mulai dari kontrol suara bass/rendah, midle/tengah dan tinggi. Selain itu, dengan equaliser suara dengung/feedback bisa di eliminir/dihilangkan. Untuk tujuan ini yaitu equalizer sebagai penghilang suara dengung atau feedback akan dibahas lebih lanjut pada artikel berikutya.

Demikian yang dapat disampaikan, semoga bisa dipakai untuk referensi pembenahan sound system mushola atau masjid.

Kualitas sound system, bukan sekedar mahal tapi penataan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan dan setting peralatan dengan pemahaman operator yang mengerti yang dapat menjadikan sound system berkualitas.

Semoga Bermanfaat

Asus Zenfone 4 Smartphone Canggih Harga 1 Jutaan

Asus Zenfhone 4 hadir sebagai jajaran dari smartphone dengan harga yang terjangkau. Anda akan terkesima dari pertama kali melihat dari desainnya yang slim dan elegan. Memasuki tampilan layar yang memanjakan mata. Mengenai kinerja bagian dalam mesinnya, prosesor Dual Core, memori RAM 1 GB dan sistem operasi Jellybean 4.3 menjamin multitasking berjalan dengan mulus. Terakhir, dari urusan multimedia, dengan kamera beresolusi 5MP, abadikan momen favorit hanya dengan satu sentuhan.

Performa Dual Core
Untuk dapur pacunya dibekali prosesor Dual Core  dengan chipset Intel Atom Z2520 berkecepatan 1,2 GHz dan memori RAM 1 GB, rasakan betapa cepatnya dan stabilnya ketika membuka  dan mengerjakan berbagai aplikasi. Didukung dengan PowerVR SGX544 MP2, tampilan grafis juga berjalan begitu mulus sehingga tidak ada lag atau berhenti di tengah keseruan bermain games. Asus Zenphone 4 juga telah dibekali sistem operasi Android OS 4.3 Jelly Bean dan unduh aplikasi favorit Anda pada Google Play. Untuk memori internalnya, smartphone ini telah diberikan kapasitas 4 dan 8 GB. Dengan kapasitas baterai Li-Po 2500 mAh, memberikan Anda fleksibilitas lebih untuk menggunakan smartphone ini lebih lama.
Spesifikasi Asus Zenfone
SKU
AS100ELAI31WANID-405281
Harga
RP 1.199.000
Model
Asus Zenfone 4
Production country
China
Ukuran (L x W x H cm)
14.6 x 7.53 x 0.89 cm
Berat (kg)
0.115 Kg
Warna
White
Ukuran Layar (in)
4.0
RAM
1
Kapasitas Penyimpanan
8
Kecepatan CPU
1.20
Tipe Processor
Intel
Megapiksel
5.0
Sistem Operasi
Android
Fitur Tampilan
Gorilla Glass
Garansi produk
1 Tahun Garansi Resmi Asus Indonesia ( TAM / Metrodata / Datascript )
Koneksi Nirkabel
Bluetooth|WiFi|EDGE|3G
Tipe Baterai
LiPo
SIM
2
Back To Top